Preview Judi Bola TIMNAS Indonesia Vs Mongolia, Peran Evan Dimas Sangat Diharapkan

Kabar terkini seputar Timnas (timnas) Indonesia dari situs resmi agen judi bola online yang akan menikmati laga kedua menyusun di perayaan Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 di gelanggang tumpuan Bangsa, Banda Aceh, Senin (4/12) malam. Pada laga ini, Indonesia akan ganda bantahan Mongolia.

Ini bukan akbar kalinya buat Indonesia yang dilatih Luis Milla Aspas bercakar-cakaran berdasarkan Mongolia. menimbang, pada Pra trofi Asia U-23 2018, 21 Juli alkisah, kedua matros sempat bersua dan habis karena dominion tiranis 7-0 bagi Indonesia.

Berbagai Jenis Permainan Dalam Situs Agen Sbobet Online

Pada laga kelak, Milla pun mengiming-imingi pementasan yang lebih bagus daripada laga raya mendaga Brunei Darussalam. eks pendidik timnas Spanyol U-21 maktub akan menumbuhkan dayacipta tekananjiwa tengahnya, atas dimotori Evan Dimas Darmono. putaran personel pun tentu dilakoni Milla di laga nanti.

Evan sendiri sengaja tak dimainkan Milla pada laga melawan Brunei untuk laga ini. “Kita ketahui Mongolia adalah tim yang lebih baik daripada Brunei. Secara fisik mereka juga lebih kuat. Mereka tidak akan pernah membiarkan kami untuk menguasai bola, bermain secara bebas,” kata Milla.

“Mongolia tim yang kuat dan kami butuh pemain super untuk bermain sabar dan memiliki kreativitas di lini tengah. Kami mau dia 100% di laga nanti dan saat itulah kami membutuhkan Evan Dimas,” tambah eks penggawa Barcelona dan Real Madrid itu.

Selain itu, pelatih berusia 51 tahun tersebut mengaku ingin melihat kerjasama antarpemainnya dalam turnamen ini. Milla merasa perlu menganalisis lebih dalam kemampuan individu pemain dalam menyerap strateginya.

“Di turnamen ini kami mencoba menganalisis bagaimana pemain bermain dengan teman lainnya tetapi di posisi yang berbeda. Kami ingin lihat asosiasinya seperti apa dan bagaimana. Meskipun intinya tetap sama, kami mau memiliki tim yang kompetitif dengan gaya bermain yang jelas, yaitu menyerang,” tegasnya.

Sementara itu, winger timnas Indonesia, Miftahul Hamdi, berharap bisa menunjukkan yang terbaik jika dipercaya kembali bermain pada laga nanti. Apalagi kali ini dirinya bermain di kampung halaman sendiri. Hamdi sendiri dipercaya tampil sebagai starter pada laga melawan Brunei.

“Meskipun adaptasi sedikit susah, karena di Bali United dan tim nasional sudah lama tidak tampil sebagai starter. Kalau soal target pribadi mudah-mudahan mendapat kesempatan pada setiap pertandingan. Semoga bisa melengkapinya dengan mencetak gol untuk warga Aceh, tetapi paling tidak bisa membantu tim bisa menang,” ucap Hamdi.

Di lain pihak, pelatih timnas Mongolia, Michael Weiss, terus berupaya membenahi timnya, setelah kekalahan tiga gol tanpa balas dari Kyrgyzstan, Sabtu (2/12) lalu. Pelatih asal Jerman ini pun sudah mempunyai taktik untuk meredam kelebihan Fachruddin Wahyudi Aryanto dan kawan-kawan.

“Saat lawan Indonesia kami akan coba merusak tempo mereka dan mencoba memberikan banyak bola di depan. Kami pernah kalah 7-0, tetapi kita tidak pernah tahu sepakbola akan berlangsung bagaimana. Dan itu membuktikan Indonesia adalah tim yang sangat bagus,” jelas Weiss.(gk-62)

Prakiraan Susunan Pemain

Mongolia: Enkhtaivan Munk-Erden; Orkhon Munkh-Orgil, Daginaa Turbat, Normoo Tsedenbel, Batturdavaajav; Galt Tuguldur, Tsagaantsooj Munkh Erdene, Serod Yanjiv Gankhuyag, Munkh-Erdene Tuguldur; Oyunbat Bayarjagal, Tsedenbal Tumenjargal

Indonesia: Andritany Ardhiyasa; Gavin Kwan Adsit, Fachruddin Aryanto, Hansamu Yama, Ricky Fajrin; Muhammad Hargianto, Evan Dimas, Septian David Maulana; Osvaldo Haay, Febri Hariyadi, Ilija Spasojevic